Pengembangan Karir Individu Melalui Kegiatan Fotografi Kreatifitas di Perguruan Tinggi (“Studi Kasus UKM Fotografi Universitas Panca Sakti Bekasi”)

Penulis

  • Aditya Putra Pratama Universitas Panca Sakti Bekasi
  • Karyadi Karyadi Universitas Panca Sakti Bekasi

Kata Kunci:

Fotografi, karir, kreatifitas mahasiswa

Abstrak

Fotografi merupakan bentuk kreativitas yang digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Profesi ini memiliki makna yang signifikan dalam kehidupan seseorang, baik sebagai sarana ekspresi diri maupun sebagai peluang karir. Di Kota Bekasi, minat terhadap fotografi menunjukkan perkembangan yang cukup pesat, salah satunya terlihat pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Universitas Panca Sakti Bekasi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan minat dan kreativitas mahasiswa, khususnya di lingkungan Universitas Panca Sakti Bekasi, sehingga mereka lebih tertarik mengembangkan kreativitasnya melalui fotografi yang berpotensi menjadi karir profesional. Berdasarkan hasil penelitian, pandangan mahasiswa yang tergabung dalam UKM Fotografi menunjukkan bahwa fotografi bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga dapat dijadikan sebagai jalur karir yang realistis dan mudah dijalani, terutama jika didukung dengan minat dan keterampilan yang mumpuni. Proses pengembangan karir di bidang fotografi yang dilakukan oleh anggota UKM Fotografi Universitas Panca Sakti Bekasi umumnya meliputi beberapa tahapan, yaitu: (1) menetapkan tujuan karir; (2) menyiapkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut; dan (3) menjalankan aktivitas fotografi secara berkelanjutan sebagai bagian dari pencapaian karir. Dengan demikian, fotografi bagi mereka bukan hanya aktivitas rekreasional, tetapi juga wadah untuk mengasah kemampuan, membangun jaringan profesional, dan memperluas peluang di dunia kerja.

Referensi

Amabile, T. M. (1996). Creativity in Context. Boulder, CO: Westview Press.

Barthes, R. (1981). Camera Lucida: Reflections on Photography. New York: Hill and Wang.

Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research Methods in Education (8th ed.). RoutledgeDarmawan, R. (2009). Fotografi Digital untuk Pemula. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Howkins, J. (2013). The Creative Economy: How People Make Money from Ideas (2nd ed.). London: Penguin.

Kriyantono, R. (2010). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Kencana.

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816

Turner, A. (2015). Generation Z: Technology and social interest. The Journal of Individual Psychology, 71(2), 103–113. https://doi.org/10.1353/jip.2015.0021

UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publication

Diterbitkan

2022-10-24

Cara Mengutip

Putra Pratama, A., & Karyadi, K. (2022). Pengembangan Karir Individu Melalui Kegiatan Fotografi Kreatifitas di Perguruan Tinggi (“Studi Kasus UKM Fotografi Universitas Panca Sakti Bekasi”) . Jurnal Edukasi Ilmu Ekonomi, 1(2), 56–63. Diambil dari http://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/jeie/article/view/628

Terbitan

Bagian

Kebijakan Bagian