PENGELOLAAN LPK HARCOSELARAS SENTOSA JAYA DALAM MENCIPTAKAN TENAGA KERJA YANG BERKOMPETENSI
Kata Kunci:
perencanaan pelatihan, LPK, kompetensi kerja, SKKNI, instruktur bersertifikatAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengelolaan pelatihan pada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Harco Selaras Sentosa Jaya di Kota Bekasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara sistematis dan partisipatif, mencakup identifikasi tujuan peserta, penentuan materi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), pemilihan instruktur bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan negara tujuan penempatan, dengan metode pengajaran kontekstual yang memadukan teori dan praktik (70% praktik, 30% teori). Temuan ini mengonfirmasi bahwa kualitas perencanaan menjadi faktor kunci keberhasilan pelatihan dan kesiapan peserta dalam memasuki pasar kerja, baik domestik maupun internasional
Referensi
Armodiwirjo, M. (2002). Strategi Pembelajaran Efektif dalam Kegiatan Pelatihan. Jakarta:Bumi Aksara
Armodiwirjo, M. (2002). Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.Jakarta: Rineka Cipta.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2023.https://www.bps.go.id
Falah ProductionSukanto, R. (2002). Sugihartono, A., Rachmadtullah, R., & Zuhriyah, M.(2020). Peran pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 45–53.
Irianto, G. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2022). Profil Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). https://kemnaker.go.id
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud). (2020). Profil Pendidikan Indonesia.
Knight, G. (2006). Philosophy & education: An introduction in Christian perspective (4th ed.). Andrews University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Noe, R.A. (2017). Employee Training and Development. New York: McGraw-Hill Education.
Rohidi, T. R. (1992). Metodologi penelitian seni. Cipta Cakra Murdaya.
Sudjana, N. (2009). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. (2018). Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukanto, T. (2002). Manajemen Pelatihan. Jakarta: Rineka Cipta
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO Publishing.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.






