EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
DOI:
https://doi.org/10.64626/jmbo.v4i2.581Kata Kunci:
Pengelolaan Keuangan, Rasio Efisiensi, Rasio EfektivitasAbstrak
Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), masih menghadapi tantangan dalam mengelola potensi daerah secara optimal dan masih bergantung pada dana dari pemerintah pusat. Data menunjukkan fluktuasi pendapatan daerah dan ketergantungan tinggi pada dana perimbangan, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah. Masalah utamanya adalah rendahnya kemandirian keuangan daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititatif, melibatkan pengumpulan dan analisis data numerik untuk mengetahui kinerja keuangan daerah Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan dokumen terkait, yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan observasi. Analisis dilakukan menggunakan rasio keuangan keuangan yaitu rasio efisiensi dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rasio efisiensi keuangan Kabupaten TTU tergolong cukup efisien dengan rata-rata rasio berada dalam kisaran 80%- 90%. Namun, pada tahun 2021 dan 2023, kinerja efisiensi menunjukkan penurunan dengan rasio di atas 90%, menandakan ada potensi anggaran yang belum dimanfaatkan secara optimal. Rasio efektivitas menunjukkan fluktuasi, dengan kinerja sangat efektif pada tahun 2017 dan 2021, namun menurun pada tahun 2022 dan 2023 dengan rasio efektivitas di bawah 80%.
Referensi
Adang, M. A., & Esther, Y. (2021). Indikator Ekonomi Kabupaten Timor Tengah Utara. Badan PusatStatistik Kabupaten TimorTengah Utara. ISBN: 978-602-6607-59-1.
Chodariyanti, L. (2015). Analisis Kebutuhan Fiskal Dan Kapasitas Fiskal Kabupaten Lamongan Tahun 2009-2013. Jurnal Ekbis, 14(2), 677-689.
Dewi, M., & Nilasari, A. P. (2022). Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ekonomi Kreatif Dan Manajemen Bisnis Digital, 1(1), 1-9.
Komalasari, E. D. (2019). Analisis Pengembangan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung). [Tesis]. UIN Raden Intan Lampung.
Listari, I. I., Harianto, K., & Widuri, T. (2022). Analisis Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Dan Rasio Kemandirian Dalam Pengelolaan Keuangan Alokasi Dana Desa (2018- 2021). Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran Dan Penelitian Mahasiswa, 4(3), 129-140.
Maharti, D. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang. [Tesis]. STIE PGRI Dewantara Jombang.
Melmambessy, D. (2022). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Jayapura Ditinjau Dari Rasio Kemandirian Daerah, Ketergantungan Daerah, Desentralisasi Fiskal Dan Efektivitas. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 13(2), 10-15.
Nazikha, R. S., & Rahmawati, F. (2021). Pengaruh desentralisasi fiskal, kapasitas fiskal daerah, dan elastisitas fiskal terhadap pertumbuhan inklusif Indonesia. Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Pendidikan, 1(2), 120-134.
Oki, K. K. (2019). Dampak Otonomi Daerah Terhadap Kapasitas Fiskal Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT. Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1(02), 1-10.
Oktrivina, A., Siregar, D., & Mariana, I. (2020). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintahan (Studi Kasus: Pemerintahan Kota Depok-Jawa Barat). Journal IMAGE, 9(1), 1-19.
Qisthina, F. A., Wahyudi, S. T., & Khusaini, M. (2020). Analisis Kemandirian Keuangan Daerah Di Kabupaten Dan Kota Swp Gerbangkertasusila Plus. Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis & Manajemen, 10(2), 107-118.
Rahmiyati, N. (2008). Hubungan Antara Kinerja APBD Dengan Pertumbuhan Investasi Sebelum dan Sesudah Era Otonomi Daerah Pemerintah Kota di Jawa Timur. Administrasi Publik (DIA), 5(2).
Redjo, P. R. D. (2018). Efek Moderasi Pada Pengaruh Transparansi Penyusunan Laporan Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi, 20(2).
Sains, F. S. (2018). Analisis Pengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah, Akuntabilitas Dan Transparansi Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah. The New Fraud Triangle Model Dengan Perspektif Syariah Dalam Mendeteksi Perilaku Fraud.” Ekuitas (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 4(1), 21-46.
Saragih, F., & Siregar, I. A. (2020). Analisis Rasio Keuangan Dalam Menilai Kinerja Keuangan Daerah Pemerintah Kota Tebing. In Seminar of Social Sciences Engineering & Humaniora (pp. 1-14).
Sibua, N., & Pribadi, F. (2019). Analisis Kinerja Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara (Studi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai Lima Tahun Terakhir 2011-2015). Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 2(3), 343-357.
Siregar, A. O., & Mariana, Ira. (2020). Analisis Kinerja Keuangan Pemerintahan. Image: Jurnal Riset Manajemen, 9(1), 1-19.
Sriyana, J. (2011). Kinerja Fiskal Daerah: Kasus Kabupaten dan Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Econ. J. Emerg. Mark, 15(2), 119-130.
Susanto, H. (2019). Analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pemerintah daerah kota mataram. Jurnal Distribusi-Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 7(1), 81- 92.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Peraturan Menteri Keuangan No. 126/PMK.07/2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan artikel/manuskrip ke Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi (JMBO) maka penulis menyetujui dengan kebijakan lisensi dan hak cipta tersebut di atas tanpa perlu adanya penandatanganan dokumen khusus.












