PENGARUH BEBAN KERJA FISIK TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL PEKERJA DI CV. ZAHRA MENGGUNAKAN METODE CARDIOVASCULAR LOAD (CVL) DAN NORDIC BODY MAP (NBM)
DOI:
https://doi.org/10.64626/jmbo.v5i1.733Kata Kunci:
Beban Kerja Fisik, Cardiovascular Load, Nordic Body Map, Keluhan MusculoskeletalAbstrak
CV. Zahra adalah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis dodol, dengan aktivitas di bagian produksi dan pengepakan. Perusahaan ini sebagian masih menggunakan alat manual, sehingga pekerja harus melakukan tugas fisik secara langsung. Akibatnya, pekerja terutama yang lanjut usia, mengalami keluhan nyeri/sakit pada tubuh atau gangguan musculoskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat beban kerja fisik dengan metode Cardiovascular Load (CVL), mengidentifikasi gangguan musculoskeletal dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM), dan mengevaluasi hubungan antara keduanya. Hasil beban kerja fisik menunjukkan bahwa 10 pekerja memiliki tingkat beban kerja rendah, 15 pekerja sedang, dan 5 pekerja tinggi. Sedangkan, untuk keluhan musculoskeletal, 10 pekerja memiliki keluhan rendah, 14 pekerja sedang, dan 6 pekerja tinggi. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara beban kerja fisik dan keluhan musculoskeletal dengan nilai p sebesar 0,000 dan koefisien korelasi r sebesar 0,828, yang menunjukkan korelasi positif sangat kuat.
Referensi
Abdillah, O. Z. (2019). Analisis hubungan beban kerja terhadap gangguan muskuloskeletal pada pekerja PT Kerta Rajasa Raya Sidoarjo. Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan.
Ariyanti, R. (2025). Pengaruh Perilaku Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Personel Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi, 4(2), 306–320. https://doi.org/10.58290/jmbo.v4i2.516
Mahardika, D. S., & Hudaningsih, N. (2021). Analisis beban kerja fisik pekerja helper dengan metode Nordic Body Map (NBM) dan biomekanika di Pelindo III Cabang Badas Kabupaten Sumbawa Besar. Jurnal Industri dan Teknologi Samawa, 2(2), 56–63.
Mayasari, D., & Saftarina, F. (2016). Ergonomi sebagai upaya pencegahan musculoskeletal disorders pada pekerja. Jurnal Unila.
Munte, S., Hasibuan, C. F., & Lubis, S. B. (2021). Analisis pengukuran beban kerja dengan menggunakan Cardiovascular Load (CVL) pada PT. XYZ. Journal of Industrial and Manufacture Engineering.
Nur Fadilah, D. (2020). Identifikasi risiko ergonomi dengan metode Nordic Body Map terhadap perawat poli RS X. Jurnal Sosial Humaniora Terapan.
Pratiwi, L. D., Saputra, K., & Manangkot, M. V. (2020). Hubungan beban kerja fisik dengan keluhan musculoskeletal pada perawat di Ruang Lely 1 dan 2 RSUD Buleleng. Jurnal Keperawatan.
Purwanza, S. W. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi. CV Media Sains Indonesia.
Suryanto, D., Ginanjar, R., & Fathimah, A. (2020). Hubungan risiko ergonomi dengan keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs) pada pekerja informal bengkel las di Kelurahan Sawangan Baru dan Kelurahan Pasir Putih Kota Depok. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat.
Tarwaka, Bakri, H. A., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja, dan produktivitas. Uniba Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan artikel/manuskrip ke Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi (JMBO) maka penulis menyetujui dengan kebijakan lisensi dan hak cipta tersebut di atas tanpa perlu adanya penandatanganan dokumen khusus.












