SOSIALISASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SOSIAL-EKONOMI DI DESA GERENDONG
DOI:
https://doi.org/10.58290/jupemas.v4i1.399Kata Kunci:
Pemberdayaan Perempuan, Kesetaraan Gender, Pembangunan Berkelanjutan, SDGsAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat Desa Gerendong mengenai pentingnya pemberdayaan perempuan dalam mendukung kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan. Realitas sosial di Desa Gerendong menunjukkan bahwa banyak kepala keluarga yang pergi merantau untuk bekerja, sehingga berdampak pada peran ganda perempuan dalam keluarga. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kapasitas mereka agar tetap produktif secara sosial maupun ekonomi. Materi sosialisasi ini mengacu pada strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagaimana tertuang dalam Inpres No. 9 Tahun 2000, serta keterkaitannya dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 5 mengenai kesetaraan gender. Peserta menunjukkan antusiasme dan ketertarikan terhadap isu pemberdayaan perempuan, serta kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan desa. Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam mendorong perempuan untuk lebih percaya diri, mandiri, dan aktif dalam dunia kerja maupun kegiatan sosial lainnya.
Referensi
Abdurrahman, A., & Tusianti, E. (2021). Apakah Pemberdayaan Perempuan dalam Ekonomi dan Politik Telah Meningkatkan IPM Perempuan Indonesia? Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 204–219. https://doi.org/10.21002/jepi.2021.13
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik gender Provinsi Banten 2023.
Bilal, A. R., Rosato, P., Campo, R., & Leopizzi, R. (2023). Women empowerment and entrepreneurial intention: A pathway to achieve sustainable development goal (SDG-5). Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 30(3), 1389–1405. https://doi.org/10.1002/csr.2426
Baso, B., G. Manek, P., Risald, R., Maneno, R., & Kadek Dety Lestari, A. (2023). Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pengawasan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Dini. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat, 2(1), 21–27. Diambil dari https://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/jupemas/article/view/74
Carlsen, L. (2020). Gender inequality and development. Sustainability Science, 15(3), 759–780. https://doi.org/10.1007/s11625-019-00767-9
Gupta, S., Wei, M., Tzempelikos, N., & Shin, M. M. (2024). Women empowerment: challenges and opportunities for sustainable development goals. Qualitative Market Research: An International Journal, 27(4), 608–630. https://doi.org/10.1108/QMR-11-2023-0160
Latipah, I. (2020). PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PEMANFAATAN MEDIA YOUTUBE DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA. Comm-Edu (Community Education Journal), 3(2), 83. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v3i2.4150
Mangara, T. H., & Syaifudin, R. (2023). SOSIALISASI INDEKS DESA MEMBANGUN DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DESA BUNGURCOPONG. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat, 1(1), 57–61. Diambil dari https://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/jupemas/article/view/68
Shi, X., Huangfu, B., Jin, S., & Gao, X. (2024). Property rights, labor reallocation, and gender inequality in rural China. Journal of Economic Behavior & Organization, 220, 325–342. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2024.02.020
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





