PEMBERDAYAAN USAHA PETERNAK AYAM POTONG DI KELURAHAN APLASI KECAMATAN KOTA KEFAMENANU
DOI:
https://doi.org/10.58290/jupemas.v1i1.41Kata Kunci:
Ayam Pedaging, Kelurahan Aplasi, Pelatihan , KewirausahaanAbstrak
Usaha peternakan ayam pedaging memiliki beberapa kelebihan diantaranya pemeliharaan nya cukup mudah, waktu pemeliharaan relative singkat karena ayam pedaging memiliki siklus produksi yang cepat yaitu waktu pemeliharaan sampai dengan panen ayam pedaging adalah 4-5 minggu, selain itu karena system pemasarannya dalam bentuk ekoran, tingkat pengembalian modal relative cepat, produknya pasti terserap pasar, cukup dikelola dengan managemen sederhana dan modalnya pun relative sedang. Pada umumnya pelaku Usaha Ayam Pedaging tinggal berhitung berapapun dirupiah yang akan didapat dengan menghitung jumlah Ayam Pedaging yang dimiliki. Pengabdian ini dilakukan di kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan ketrampilan lewirausahaan kepada peternak ayam potong di Kelurahan Aplasi Kecamatan Kota Kefamenanu, agar nantinya peternak ayam potong mampu menghasilkan produksi ayam potong yang dibutuhkan oleh pasar. Untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, pelatihan ketrampilan kewirausahaan diarahkan pada kualitas ayam. Karena itu pelatihan yang diberikan juga akan mencakup produksi ayam, serta Pemasaran berbasis Internet of Things (IoT) yang sangat sesuai dengan situasi Pandemi Covid 19 berupa akun sosial sehingga pemasarannya semakin luas
Referensi
Adi, Isbandi rukminto, (2003). Pemberdayaan, Pengembangan masyarakat dan Intervennsi masyarakat.jakarta: lembaga penerbit fakultas ekonomi universitas indonesia.
Aunurrahman. (2012), Belajar dan Pembelajaran, Bandung: Alfabeta
Djamarah, B.S.(2011),Psikologi Belajar. Jakarta: Bineka Cipta Hatimah, Ihat, (2007), PembelajaranBerwawasan Masyarakat, Jakarta: Universitas Terbuka
Mangkuprawira. (2003), Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi, Jakarta: Ghalia Indonesia
Kamil, Mustofa. (2010), Pendidikan Nonformal Pengembangan Melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Indonesia (sebuah pembelajaran dari komunikan jepang), Bandung: Alfabeta (2010), Model Pendidikan dan Pelatihan (konsep dan aplikasi Pelatihan), Bandung, Alfabeta.
Mangkuprawira. (2003), Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi, Jakarta: Ghalia Indonesia
Marzuki, Saleh. (2010) Pendidikan Non Formal Dimensi dalam Keaksaraan Fungsional, Pelatihan, dan Andragogi. Bandung: PT Remaja
Rosdarika Prasetio, Bambang, (2010), Peluang Usaha Top Bidang Agribisnis, yogyakarta: CV Andi Offse
Riyanto, Kamil, (2009), Paradigma Baru Pembelajaran Sebagai Referensi Bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas, Jakarta: Kencana
Satori, Djam’an, (2013), Petodologi Penelitian Kualitatif, bandung: Alfabeta
Sudjana, Nana. (2004), Pendidikan Nonformal (wawasan, sejarah perkembangan, filsafat, teori pendukung, asas), Bandung: Falah Production
Theresia, Aprilia, dkk. (2014), Pembangunan Berbasisi Masyarakat, Bandung: Alfabeta
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





