PENGUATAN PERAN MAHASISWA DALAM MENGHADAPI EFISIENSI ANGGARAN PENDIDIKAN MELALUI LATIHAN KEPEMIMPINAN KADER (LKK)
DOI:
https://doi.org/10.58290/jupemas.v5i1.673Kata Kunci:
Efisiensi Anggaran Pendidikan; Mahasiswa; Kepemimpinan Kader; Transparansi Pendidikan; Partisipasi; Pengabdian MasyarakatAbstrak
Kebijakan efisiensi anggaran pendidikan yang diterapkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan berbagai tantangan bagi perguruan tinggi dan mahasiswa, terutama terkait keterbatasan fasilitas pendidikan, kegiatan kemahasiswaan, serta pengembangan kapasitas mahasiswa. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, sikap adaptif, dan kepedulian terhadap transparansi serta akuntabilitas pengelolaan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa mengenai konsep efisiensi anggaran pendidikan, dampak kebijakan efisiensi pendidikan, serta peran mahasiswa dalam menjaga kualitas pendidikan di tengah keterbatasan anggaran. Pengabdian dilaksanakan melalui kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) Keluarga Mahasiswa Matoup Mafit Noemuti (KM3N) Tahun 2026. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah edukatif dan interaksi tanya jawab dengan pendekatan edukatif-partisipatif. Materi yang disampaikan meliputi konsep efisiensi anggaran pendidikan, dampak kebijakan efisiensi pendidikan, strategi mahasiswa menghadapi keterbatasan anggaran, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendidikan, serta solusi bersama dalam menjaga kualitas pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya peran sebagai agen perubahan (agent of change), kontrol sosial, dan mitra strategis dalam pengawasan kebijakan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran pendidikan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian melalui LKK-KM3N Tahun 2026 mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa sekaligus membangun kesadaran kritis dan partisipasi aktif mahasiswa dalam menjaga kualitas pendidikan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berkelanjutan.
Referensi
Amar, M. I., & Sartika, R. E. A. (2024). Anggaran Pendidikan Kena Imbas Efisiensi, Apa Saja Rinciannya? Kompas.com.
Benu, M., & Nalle, V. (2025). Pendidikan Kepemimpinan Kader Berbasis Partisipasi Sosial pada Mahasiswa di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendana, 6(1), 55–64.
Brooks, R., Byford, K., & Sela, K. (2024). Student Engagement and Policy Literacy in Higher Education Governance. Higher Education Research & Development, 43(1), 85–99.
Caesaria, S. D., & Prastiwi, M. (2025). Kemendikdasmen: PIP dan Tunjangan Guru Tidak Kena Efisiensi Anggaran. Kompas.com. https://www.kompas.com/edu/read/2025/02/14/170046171/kemendikdasmen-pip-dan-tunjangan-guru-tidak-kena-efisiensi-anggaran?utm_source=
Freire, P. (2021). Pedagogy of The Oppressed. New York: Bloomsbury Publishing.
Hanushek, E. A., & Woessmann, L. (2023). The Economic Impacts of Learning Quality. International Journal of Educational Development.
Kemdikbud RI. (2024). Penguatan Transformasi Pendidikan di Tengah Efisiensi Anggaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniawati, E., & Saputra, H. (2024). Pelatihan Inovasi Digital Mahasiswa dalam Menghadapi Keterbatasan Fasilitas Pendidikan. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 21–30.
Marginson, S. (2023). Student Participation and Higher Education Governance in The Global Era. Higher Education Quarterly, 77(2), 213–229.
Mashabi, S., & Kasih, A. P. (2025). Anggaran Kemendikdasmen Kena Efisiensi Rp 8 Triliun, Ini yang Dipangkas. Kompas.com. https://www.kompas.com/edu/read/2025/02/12/170000371/anggaran-kemendikdasmen-kena-efisiensi-rp-8-triliun-ini-yang-dipangkas?utm_source
Mediana, C. (2025). Jumlah Penganggur Meledak Menjadi 7,28 Juta Orang. Kompas.com. https://www.kompas.id/artikel/tambahan-gabungan-tanggapan-menaker-dpr-soal-angka-pengangguran?utm_source
OECD. (2023). Education at a Glance 2023. https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2023/09/education-at-a-glance-2023_581c9602/e13bef63-en.pdf
Pratama, R., & Lestari, D. (2023). Literasi Kebijakan Publik bagi Mahasiswa sebagai Bentuk Partisipasi Sosial dalam Pendidikan Tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 45–53.
Rahman, F., & Yusuf, M. (2021). Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa Berbasis Efisiensi Sumber Daya. Jurnal Abdimas Nasional, 2(3), 88–96.
Suryani, N., & Hidayat, A. (2022). Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Kegiatan Kaderisasi Organisasi Kemahasiswaan. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 3(2), 115–123.
Tight, M. (2023). Student Politics and Participation in Higher Education Governance. Studies in Higher Education, 48(5), 742–755.
UNESCO. (2024). Education Finance Watch 2024. UNESCO. https://documents1.worldbank.org/curated/en/099102824144527868/pdf/P50097819250a00ce1812018168df2deaa3.pdf
Zulfikar, F. (2025). BPS: 7,46 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran< paling banyak dari Lulusan Ini. DetikEdu. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8268287/bps-7-46-juta-orang-indonesia-jadi-pengangguran-paling-banyak-dari-lulusan-ini/amp?utm_source
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





