Strategi Penguatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan BUMDes yang Berkelanjutan di Desa Naiola
DOI:
https://doi.org/10.58290/jupemas.v5i2.725Kata Kunci:
Strategi, Kualitas SDM, Manajemen Usaha, Pencatatan Keuangan, KeuanganBUMDesAbstrak
Pembangunan desa merupakan bagian penting dari strategi nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah memberi kewenangan kepada desa untuk mengelola potensi ekonomi secara mandiri melalui BUMDes, sebagaimana diatur dalam UU No. 6 Tahun 2014 dan Permendesa PDTT No. 4 Tahun 2015. BUMDes diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa dengan meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan kesejahteraan masyarakat melalui usaha berbasis komunitas. Namun, pelaksanaan BUMDes masih menghadapi berbagai kendala. BUMDes Fajar Timur di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, sejak berdiri tahun 2020 mengalami hambatan berupa kapasitas SDM yang terbatas, pencatatan keuangan yang belum profesional, kurangnya strategi pemasaran dan inovasi usaha, serta rendahnya partisipasi masyarakat.Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes Fajar Timur melalui penerapan tata kelola yang baik dan digitalisasi manajemen usaha. Kegiatan mencakup observasi, identifikasi masalah, perencanaan strategis, FGD, pelatihan pengelolaan keuangan, tata kelola bisnis, pemasaran digital, serta pendampingan dan monitoring berkelanjutan. Output program meliputi publikasi artikel ilmiah SINTA 6, pendaftaran HKI, dan diseminasi melalui media elektronik. Program ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan BUMDes Fajar Timur dan menjadi model bagi desa lain dengan tantangan serupa.
Referensi
Arifin, Z., & Nugroho, R. (2021). Community empowerment through village governance in Indonesia. Journal of Indonesian Rural Development, 5(2), 77–89.
Budiarto, A., & Kurniawan, D. (2022). Institutional capacity and rural development performance in Indonesia. Journal of Development Policy and Practice, 7(1), 50–62.
Fauzi, M., & Setiawan, R. (2023). Challenges in the sustainability of village-owned enterprises in Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 120–134.
Haryanto, S. (2021). Digital marketing adoption in rural enterprises. International Journal of Digital Economy, 4(2), 98–110.
Hidayat, A., & Hidayah, N. (2023). The role of BUMDes in strengthening village economy in Indonesia. Journal of Rural Economic Development, 8(2), 112–123.
Ihwandi. (2025). Digital transformation and governance in village-owned enterprises. International Journal of Rural Innovation and Development, 6(1), 45–58.
Indrawati, N., & Pratama, Y. (2022). Community participation in rural economic empowerment. Journal of Social Development Studies, 6(4), 210–223.
Junaidi, A., & Sari, D. (2021). Financial literacy and performance of village enterprises. Journal of Economics and Rural Development, 8(1), 45–57.
Kartika, P., & Wibisono, A. (2022). Sustainability challenges of BUMDes in Indonesia. Journal of Rural Management Studies, 10(2), 130–142.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2023). Data potensi ekonomi desa Indonesia. Jakarta: Kemendesa PDTT.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja BUMDes nasional. Jakarta: Kemenkeu RI.
Lestari, S., & Handayani, T. (2023). Digital transformation in rural enterprises development. International Journal of Community Empowerment, 5(3), 88–102.
Malik, R., & Mahmuda, A. (2023). Human resource capacity and performance of village-owned enterprises. Journal of Rural Economics and Management, 10(3), 201–215.
Nugraha, D., & Prasetyo, B. (2024). Digital infrastructure and rural enterprise development challenges. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 12(1), 15–28.
Ompusunggu, H., Siregar, D., & Hutabarat, J. (2022). Village governance capacity in Indonesia. Journal of Public Administration and Governance, 12(4), 88–99.
Prabowo, H., & Santoso, E. (2022). Human resource development in rural enterprises. Journal of Human Resource Development, 6(2), 99–112.
Rahmawati, L., & Suryani, A. (2021). Rural economic development and BUMDes effectiveness. Journal of Development Economics Studies, 9(3), 145–158.
Rauf, A., Syahrial, M., & Lestari, P. (2024). Rural development policy and economic empowerment in Indonesia. Asian Journal of Development Studies, 11(1), 33–47.
Savitri, E., Wibowo, A., & Prasetyo, B. (2024). Digitalization and community participation in BUMDes sustainability. Journal of Community Empowerment, 9(1), 55–70.
Setyawan, D., & Hartono, R. (2023). Good governance in village-owned enterprises development. International Journal of Rural Policy and Management, 11(2), 66–80.
Sopanah, A., Yuniarti, S., & Kurniawan, T. (2023). Sustainability issues in Indonesian BUMDes. International Journal of Public Sector Management, 36(2), 145–160.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. (2014). Jakarta: Sekretariat Negara.
Wibowo, A., & Santika, M. (2024). Digital marketing strategies for rural enterprises. Journal of Technology and Society, 10(1), 40–55.
Yuliana, R., & Firmansyah, A. (2023). Accountability and governance in BUMDes management. Journal of Public Sector Accountability, 8(2), 115–128.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





