Science and Education Journal https://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/snej <p><strong>Science and Education Journal ( SNEJ )</strong> e-ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230724501625844" target="_blank" rel="noopener">3021-7687</a> P-ISSN <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230708090096337" target="_blank" rel="noopener">2988-5396</a> is a peer-reviewed journal published by Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang sains dan pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak Tiga kali dalam setahun yaitu bulan Januari, Mei dan September</p> id-ID chientya2725@gmail.com (Chientya Annisa Rahman Putrie, S.Pd., M.Pd.E) jonitesmanto@gmail.com (Joni Tesmanto, S.E., M.M) Sat, 31 Jan 2026 12:57:43 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PERAN AKTIVITAS SENI MENGGAMBAR DALAM MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL : PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM https://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/snej/article/view/619 <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola sosialisasi anak secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya paparan gawai yang berpotensi mengurangi kualitas interaksi sosial dan proses pembentukan nilai sejak usia dini. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan serius bagi tujuan hukum perlindungan anak dan pendidikan nasional yang menekankan pengembangan kepribadian, empati, dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas seni menggambar sebagai sarana pendidikan dan sosialisasi hukum non-formal dalam mendidik anak di era digital, dengan menempatkan anak sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum, melalui studi lapangan di Barli Art Studio, Bandung. Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pendidik seni, serta dianalisis menggunakan kerangka Teori Budaya Hukum Lawrence M. Friedman, Teori Sosialisasi Hukum Soerjono Soekanto, dan Teori Hukum sebagai Rekayasa Sosial Satjipto Rahardjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas seni menggambar berkontribusi pada pembentukan konsentrasi, logika dasar, sensorimotor halus, serta empati anak melalui proses dialogis dan non-instruktif. Aktivitas ini juga berfungsi sebagai medium internalisasi nilai dan norma secara humanis. Kesimpulannya, seni menggambar memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran hukum awal anak dan perlu diakui sebagai bagian penting dari kebijakan hukum pendidikan di Indonesia</p> R. Jossy Belgradoputra Hak Cipta (c) 2026 Science and Education Journal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://jurnal-cahayapatriot.org/index.php/snej/article/view/619 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000