DEVELOPMENT STRATEGY FOR MAK’AIF ANA AND PAOS’KENAT PATTERN IKAT WEAVING IN OENENU UTARA VILLAGE, BIKOMI TENGAH DISTRICT, NORTH CENTRAL TIMOR REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.64626/jmbo.v5i1.729Kata Kunci:
Strategy, Development, Ikat Weaving, SWOTAbstrak
The main problem in this study is that the artisans of Mak’aif Ana and Paos’kenat patterned ikat weaving in Oenenu Utara Village have different production quantities and incomes, caused by different business development strategies. This study aims to identify the development strategies for Mak’aif Ana and Paos’kenat patterned ikat weaving in Oenenu Utara Village, Bikomi Tengah District. This research was conducted in Oenenu Utara Village, Bikomi Tengah District, North Central Timor Regency. The population was 145 people, and the sample consisted of 67 people. Data sources came from primary and secondary data. Data collection methods used observation, interviews, and questionnaires. The data analysis technique used is SWOT analysis. The research results show that the weavers of Motif mak’aif ana and paos’ kenaf ikat fabrics have IFAS values (strengths of 3.260 and weaknesses of 3.190) and EFAS values (opportunities of 3.313 and threats of 3.077). The SWOT analysis using a Cartesian diagram shows that the weavers of Motif mak’aif ana and paos’ kenaf ikat fabrics are in Quadrant I (Positive-Positive). This position indicates that the weavers of Motif mak’aif ana and paos’ kenaf ikat fabrics are strong and have opportunities. The recommended strategy is progressive, meaning that the weavers of Motif mak’aif ana and paos’ kenaf ikat fabrics are in prime and stable condition, making it very possible to continue expanding, increase growth, and achieve maximum progress.
Referensi
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2021). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Tahun 2020–2021. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Statistik Ekonomi Kreatif Indonesia 2021. Jakarta: Kemenparekraf.
Kumaat,j. (2011). Komunikasi terapeutik dalam praktik keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Nong Y. (2012). Tenun Ikat NNT.http://yustinusnong.blongspot.com/2012/01/tenun-ikat-ntt.html, diakses tanggal 5 Mei 2014.
Nugroho. (2016). Analisis pengaruh perubahan vegetasi terhadap suhu permukaan di wilayah kabupaten semarang menggunakan metode penginderaan jauh. Jurnal Geodesi undip, 5(1), 253-263.
Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama.
Rohi, D. (2025). Strategi pengembangan tenun ikat sebagai kearifan lokal masyarakat Suku Dawan Desa Oebesi Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 216–225. https://ejournal.upg45ntt.ac.id/jss/article/view/329.
Sae, Defri Noksi. (2022). “Kontribusi dan Strategi Pengembangan Industri Kerajinan Kain Tenun dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Insana Kabupaten Timor Tengah Utara”. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor: Kefamenanu.
Tambunan, T. T. H. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan, kendala, dan tantangan. Ghalia Indonesia.
Tranggono, (2015). Peluang dan tantangan citizen journalism di indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2),101-113.
UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. Paris: UNESCO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan artikel/manuskrip ke Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi (JMBO) maka penulis menyetujui dengan kebijakan lisensi dan hak cipta tersebut di atas tanpa perlu adanya penandatanganan dokumen khusus.












