Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokal

Penulis

  • Akhlakul Karimah SMA Negeri 1 Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.64626/snej.v2i1.151

Kata Kunci:

nilai kearifan lokal, paradigma baru, profil pelajar Pancasila

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa nilai kearifan lokal dalam paradigma baru pendidikan yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar dan mengarahkan peserta didik untuk menghargai dan mencintai budaya bangsa Indonesia. Kegiatan pembelajaran sepanjang hayat yang mengembangkan potensi peserta didik melalui nilai kearifan local adalah sangat mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila. Penguatan karakter bangsa bisa dilakukan dengan menanamkan dan menekankan kembali bagaimana penguatan aktualisasi nilai-nilai kearifan local dalam dunia Pendidikan dan pembelajaran di persekolahan. Metode penelitian ini adalah Library research yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan membaca, menelaah dan mencatat dari berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan pokok bahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai kearifan local adalah strategi yang tepat di dalam mewujudkan paradigma baru dalam kompetensi global untuk menciptakan pelajar yang siap terjun di persaingan global menuju profil pelajar Pancasila.

Referensi

Aditomo, A. (2021). Nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran merdeka belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Aryana, P. I.B. (2014). Peranan Budaya Bali dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Di sekolah. Prosiding Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA IV. https://ejournal.undiksha.ac.id

Asriati, N. (2012). Mengembangkan Karakter Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal Melalui Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 3 (2), 106-119.

Berkowitz, M.W. & Bier, M.C. 2005. What Works In CharacterEducation: A Research-Driven Guide for Educators, Washington DC: Univesity of Missouri-St Louis.

Burman, E. (2019). Child as method: Implications for decolonising educational research. International Studies in Sociology of Education, 28(1), 4–26.

Tusiva, C., & Robiah. (2023). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Yang Terdapat Dalam Tradisi Munjung Di Dusun Bangun Sari Satu Desa Bantan Air. Science and Education Journal, 1(1), 58–66. https://doi.org/10.58290/snej.v1i1.139

Dahliani, D. (2010). Local Wisdom Inbuilt Environment in Globalization Era. Local Wisdom Inbuilt Environment in Globalization Era, 3(6).

Daniel Zuhron. (2021). Tunas Pancasila (Vol. 1). Direktorat Sekolah Dasar.

Darwis, M. (2018). Paradigma baru pendidikan dalam perspektif pemikiran Paulo Freire. FITRA, 2(2).

Davidavičienė, V. (2018). Research Methodology: An Introduction. In Modernizing the Academic Teaching and Research Environment (pp. 1–23). Springer.

Eko, B. S., & Putranto, H. (2019). The role of intercultural competence and local wisdom in building intercultural and inter-religious tolerance. Journal of Intercultural Communication Research, 48(4), 341– 369.

Hidayatulloh. (2023). Pengaruh Kedisiplinan Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SMAS IT Al Maidah Kabupaten Bekasi Tahun Ajaran 2019/2020. Science and Education Journal, 1(1), 26–36. https://doi.org/10.58290/snej.v1i1.98

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 3(2), 155–164.

Kurniawan, M.W & Lutfiana, R.F. (2021). Penguatan Nilai-nilai Pancasila Melalui Budaya Sekolah Berbasis Kearifan Lokal di SMA Se-Malang Raya. Jurnal Civic Hukum, 6 (1), 61-70.

Maharani, L. A., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Menumbuhkuatkan Pengetahuan Mengenai NilaiNilai Pancasila di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan.

Mutiara, A., Wagiran, W., & Pristiwati, R. (2022). Pengembangan Buku Pengayaan Elektronik Cerita Fabel Bermuatan Profil Pelajar Pancasila Elemen Gotong Royong Sebagai Media Literasi Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2419–2429.

Pangalila, T., Mantiri, J., & Umar, M. (2019). The Role of Mapalus Local Wisdom in Building the Tolerant Attitudes of the Tomohon City Community. 689–692.

Rachmah, H. (2013). Nilai-nilai dalam Pendidikan Karakter Bangsa yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. E-Journal Widya NonEksakta, 1 (1), 8-16.

Rinjit, K. (2020). Research methodology.

Schein, E.H. (1991). Organizational Culture and Leadership. San Francisco: Jossey-Bass.

Shih, Y.-H. (2018). Some Critical Thinking on Paulo Freire’s Critical Pedagogy and Its Educational Implications. International Education Studies, 11(9), 64–70.

Sueca , I. N. (2022). Integrasi Kearifan Lokal pada Pendidikan Karakter Bagi Peserta Didik di sekolah Dasar. Repository Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Sunarya I.K. (2012). Pendidiakn Seni Berkarakter Budaya Adiluhung Estafet Generasi Kreatif yang Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Karakter. 2(2) hal 179-188.

Umami, N. N. A. (2020). Eksistensi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kearifan Lokal Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

Wafiqni, N., & Nurani, S. (2018). Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(2), 255–270.

Wagiran (2012). Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Humemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal Pendidikan Karakter. 3(3) hal 329- 339.

Wiratmaja, I. N., Suacana, I. W. G., & Sudana, I. W. (2021). Penggalian Nilai-Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Bali Dalam Rangka Penguatan Wawasan Kebangsaan. POLITICOS: Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 1(1), 43–52

Zabala, A., Sandbrook, C., & Mukherjee, N. (2018). When and how to use Q methodology to understand perspectives in conservation research. Conservation Biology, 32(5), 1185–1194.

Unduhan

Diterbitkan

15-01-2024

Cara Mengutip

Karimah, A. (2024). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokal. Science and Education Journal, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.64626/snej.v2i1.151