MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PERINTAH SEDERHANA MELALUI MODEL SIUUL PADA KELOMPOK B DI TK ‘AISYIYAH CIKAJANG
DOI:
https://doi.org/10.64626/snej.v3i2.390Kata Kunci:
model siuul, Kemampuan Menyimak, PerintahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak perintah sederhana pada anak di TK ‘Aisyiyah Cikajang melalui penerapan model SIUUL (Simak, Ucap, Ulangi). Kemampuan anak yang masih sering terkendala seperti fokus terganggu, mudah teralihkan dan sulit memahami perintah sederhana cukup menghambat proses blajar mengajar di sekolah, karena itu model SIUUL diterapkan dengan tujuan memperbaiki kondisi yang sedang terjadi di lapangan.
Keterampilan menyimak adalah fondasi penting dalam perkembangan bahasa dan komunikasi anak usia dini, namun seringkali mengalami kendala seperti kurangnya perhatian dan efektivitas metode pengajaran. Model SIUUL dirancang untuk melibatkan anak secara aktif dalam proses mendengarkan, mengucapkan, dan mengulangi perintah, sehingga membantu mereka memahami dan mengikuti instruksi dengan lebih baik.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B berusia 5-6 tahun di TK ‘Aisyiyah Cikajang dan dilaksanakan empat bulan dari Februari sampai Juni 2024.
Instrumen penelitian mencakup lembar observasi dan tes kemampuan menyimak. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami kesulitan menyimak dan mengikuti perintah sederhana. Setelah penerapan model SIUUL selama delapan minggu, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor rata-rata kemampuan menyimak naik dari 57,5% pada Siklus 1 menjadi 81% pada Siklus 2.
Analisis data mengungkapkan bahwa metode SIUUL efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak perintah sederhana. Anak-anak menjadi lebih responsif dan mampu mengikuti instruksi dengan lebih baik, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan guru dan teman sebaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model SIUUL merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan layak diterapkan secara luas dalam pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan bahasa dan keterampilan komunikasi mereka.
Referensi
Lesyani, Zatiyah. 2024. “Model Pembelajaran Siuul Dalam Menstimulasi Kosa Kata Anak.” Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 8(1): 14. doi:10.24853/yby.8.1.14-22.
Natalia, Melvi, and Wiyun Philipus Tangkin. 2022. “Penggunaan Media Powerpoint Interaktif Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa Kelas II SD.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 8(3): 1017–25. doi:10.31949/educatio.v8i3.2676.
Rahma, Tsaniya, Mohammad Syaffruddin Kuryanto, and Lintang Kironoratri. 2023. “Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Model Group Investigation Berbantuan Media Puzzle.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 9(2): 478–83. doi:10.31949/educatio.v9i2.4694.
Sri Astutik, Subiki, and Singgih Bektiarso. 2021. “Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN Panarukan Situbondo.” Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 1(1): 54–62. doi:10.53621/jippmas.v1i1.5.
Susetya, Hemas Haryas Harja, Mochamad Ighfir Sukardi, and Warda Lathifah. 2024. “Peran Media Audio-Visual Dalam Mendukung Pembelajaran Bahasa Kedua Pada Konten 'Johny Johny Yes Papa’.” PENTAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 10(2): 25–34. doi:10.52166/pentas.v10i2.7969.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Science and Education Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.











