PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 2 CIJAKU KABUPATEN LEBAK
Kata Kunci:
lingkungan sekolah, motivasi belajar, regresi linearAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa di SMAN 2 Cijaku, Kabupaten Lebak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 50 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar, dibuktikan dengan nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05) dan t hitung (7,458) > t tabel (2,003), sehingga hipotesis nol ditolak. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 16,462 + 0,708X + e, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,537. Hal ini berarti 53,7% variasi motivasi belajar dijelaskan oleh lingkungan sekolah, sementara 46,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif, mencakup kenyamanan fasilitas, interaksi sosial positif, dukungan guru, dan iklim belajar menyenangkan, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan faktor lingkungan sekolah sebagai strategi peningkatan motivasi belajar.
Referensi
Astuti, W., & Rahmawati, D. (2021). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa SMA. Jurnal Pendidikan, 12(2), 145–156.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Depdiknas. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Fathurrohman, P. (2019). Pengaruh faktor lingkungan terhadap semangat belajar siswa. Jurnal Kependidikan, 7(1), 77–88.
Fraser, B. J. (2012). Classroom learning environments: Retrospect, context and prospect. In B. J. Fraser, K. G. Tobin, & C. J. McRobbie (Eds.), Second international handbook of science education (pp. 1191–1239). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4020-9041-7_79
Hamzah, A. (2020). Psikologi belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). McGraw-Hill.
Rohani, M. (2019). Pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(3), 201–210.
Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan.Jakarta: Kencana Prenada Media.
Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). McGraw-Hill.
Sardiman, A. M. (2016). Interaksi & motivasi belajar mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Jakarta: PT Grasindo.
UNESCO. (2015). Education 2030: Incheon Declaration and Framework for Action for the implementation of Sustainable Development Goal 4. Paris: UNESCO.






